Bagian 1: Cara Meningkatkan Emotional Resilience
1.9k melihat · 1 Oktober 2021
Bagian 1: Cara Meningkatkan Emotional Resilience
Ringkasan
Perasaan yang timbul secara tiba-tiba dalam waktu yang singkat itu merupakan emosi. Banyak orang yang beranggapan bahwa emosi itu hanya sebatas pada ungkapan kemarahan saja. Faktanya, ungkapan kecintaan, kebahagiaan, kesedihan, dan perasaan hati lainnya itu juga merupakan jenis emosi. Emosi tersebut akan mempengaruhi sikap, cara menghadapi masalah serta beberapa aspek kehidupan Anda.
Menurut para ahli Neuroscience, hanya ada satu cara untuk mengatasi ketakutan, yaitu Anda harus menghadapi masalah dengan filosofi: Head On. Contoh rasa ketakutan yang terjadi misalnya takut dengan tempat yang tinggi. Bagi Anda yang mengalami hal ini, biasanya keluar keringat dingin dan kaki terasa lemas. Kondisi ketika seseorang merasa sangat takut ketika berada di tempat yang tinggi ini disebut dengan akrofobia.
Apakah fobia ketinggian disembuhkan? Jawabannya adalah bisa, namun harus bertahap, selalu optimis dan Anda harus terus membiasakan diri. Maka pelan-pelan Anda dapat mengendalikan emosi dan mengatasi ketakutan tersebut.
Lantas, bagaimana cara meningkatkan ketahanan emosi dan perkembangan emosi saat ini? Untuk lebih jelasnya, silakan tonton video microlearning berikut ini. Di bawah ini rekomendasi video microlearning lainnya seputar pengembangan diri yang dapat Anda pelajari di platform belajar online QuBisa:
- Cara Mengeluarkan Emosi Negatif dengan Positif!
- 2 Faktor yang Mempengaruhi Kondisi Emosi Kita
- Mengubah Ketakutan Berbicara di Depan Umum Menjadi Percaya Diri
Universitas Islam Malang
Perguruan Tinggi Swasta di Kota Malang, Jawa Timur.
0Komentar