Fakta Penting Dari Lembaga Survey Terkait Kebutuhan Keahlian di Masa Mendatang

Microlearning

Dapatkan Poin Hingga 15

Dilihat 1588 kali

20 May 21

35

Husein Samy

Country Manager HR IBM Indonesia

Selengkapnya Sembunyikan

Sobat QuBisa, saat ini topik pembicaraan mengenai pentingnya keahlian atau skill makin banyak dibicarakan, terutama dalam kursus-kursus online yang bertujuan untuk mengembangkan diri. Ya, memiliki keahlian/keterampilan baru dan mengasah keahlian lama agar makin meningkat performanya merupakan salah satu kunci apabila Anda ingin menjadi orang sukses. Apalagi jika Anda telah memiliki sertifikat keahlian atau kompetensi, ini lebih baik lagi.

 

Hasil studi dari World Economy Forum menyatakan, 50-60% pekerjaan yang nantinya akan muncul di tahun 2030 ternyata sekarang belum ada. Artinya apa? Anda harus selalu siap mengembangkan diri menghadapi pekerjaan baru yang lebih menantang lagi.

 

Survei kedua berasal dari IBM Business Value. Di tahun 2024-2025 diprediksi akan ada 120 juta pekerja yang membutuhkan retrained dan reskilling karena banyak pekerjaan baru akan muncul. Survei dari McKenzie pun hampir sama, diperkirakan ada 100 juta pekerja yang berpindah pekerjaan di tahun 2030.

 

Dari fakta ini, Sobat QuBisa tentunya dapat mengambil kesimpulan betapa pentingnya peningkatan keterampilan secara terus-menerus, baik dalam bentuk keterampilan digital teknis (hard skill) maupun soft skills. Keterampilan digital memang penting. tetapi jangan lupakan pula emotional quotient (EQ), seperti kemampuan beradaptasi, bersosialisasi, kemampuan berkomunikasi, dan sebagainya. Kedua bentuk keahlian di atas harus berjalan seimbang menghadapi era transformasi digital.

 

Video pembelajaran selanjutnya selain microlearning di atas yang bisa Anda tonton di platform belajar online QuBisa adalah:

 

 

 

0 Komentar
Buat komentar kamu disini...
TUTUP
Ke Atas