Tips Melalui Masa Probation

Recruitment & Selection | 30 Apr 7 menit membaca
Jasmi Jasmi
Tips Melalui Masa Probation

Masa probation merupakan masa menegangkan bagi sebagian karyawan baru. Mengapa begitu? Karena masa percobaan kerja inilah yang akan menentukan apakah Anda bisa diterima sebagai karyawan tetap atau tidak. Oleh sebab itu, Anda perlu mempersiapkan diri untuk menjalani masa probation dengan baik.

Pada umumnya, masa probation berlangsung selama tiga bulan atau mengikuti kebijakan perusahaan. Tidak jarang karyawan baru mengundurkan diri dalam masa percobaan ini. Menurut survei yang dilakukan Opinion Matters, yang dilansir HR Magazine menemukan bahwa 49% karyawan baru merasa tidak aman di tempat kerja. Sementara 22% lainnya mengaku harus bekerja lebih keras selama masa percobaan karyawan. 

cara menjalani masa probation dengan baik

Dalam survei ini juga menemukan bahwa sebanyak 62% karyawan tidak dilanjutkan kontrak kerjanya setelah masa percobaan, karena kinerja buruk. Sedangkan 50% lainnya gagal dalam masa probation ini karena faktor kehadiran.

Hak dan Kewajiban selama Masa Probation

Selama masa percobaan 3 bulan, perusahaan dapat menilai kinerja karyawan baru. Apakah memenuhi standar yang diinginkan atau justru sebaliknya. Dalam masa ini, Anda juga dapat menimbang apakah mampu bekerja di lingkungan kerja perusahaan tersebut atau tidak. Anda berhak menolak untuk menjadi karyawan tetap, jika merasa tidak nyaman dan tidak mampu mengikuti standar yang berlaku.

Karena statusnya adalah masa percobaan, perusahaan berhak untuk memberhentikan probation officer jika ditemukan masalah, atau pelanggaran terhadap kebijakan perusahaan. Oleh sebab itu, sebagai karyawan baru, Anda perlu mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin agar memberikan kesan baik dan mendapat umpan balik positif dari atasan dan rekan kerja.

Alex Fleming, Direktur Pelaksana di Spring Personnel, seperti yang dilansir HR Magazine, mengatakan bahwa pemberi kerja harus berhati-hati dalam memilih kandidat yang tepat, memenuhi kriteria perusahaan. Karena karyawan baru yang tidak lolos masa percobaan akan merugikan dan berdampak pada kinerja tim rekrutmen.

Tips dalam Melalui Masa Probation

Pahami Deskripsi Pekerjaan Anda

Dalam melalui masa probation, Anda harus memahami deskripsi pekerjaan yang dibebankan. Ketahui tugas dan kewajiban Anda agar dapat menyelesaikannya dengan baik dan sesuai harapan atasan. Pada masa ini, fokuslah mengerjakan tugas, dan selesaikan tanggung jawab tepat waktu.

Bekerja dengan Gigih dan Profesional

Di masa percobaan, pemberi kerja biasanya akan memantau tingkah laku dan performa Anda. Oleh sebab itu, bekerjalah dengan maksimal dan usahakan agar kinerja tidak menurun selama masa percobaan. Berusahalah untuk Tidak Baper agar Motivasi Kerja Tetap Terjaga.

Selain itu, Anda juga perlu mengatur waktu dengan baik dan menetapkan target yang harus diselesaikan dalam tenggat waktu tertentu. Dengan ini, Anda dapat membangun reputasi baik, sekaligus belajar mengasah kemampuan time management. Yang mana nantinya akan berpengaruh pada nilai evaluasi kinerja.

Anda juga harus memastikan bahwa Anda datang tepat waktu. Kemudian tidak absen dari pekerjaan, kecuali ada hal yang sangat mendesak, dan melaksanakan semua tanggung jawab dengan konsisten dan penuh dedikasi. Ini merupakan salah satu Tips Sukses Masa Probation agar Dapat Diterima dengan Cepat dan Mudah di Tempat Kerja.

Memperluas Networking

Networking tidak hanya bermanfaat pada masa percobaan. Namun, berguna jika Anda resmi menjadi karyawan tetap nantinya. Dengan memperluas jaringan, Anda dapat belajar lebih banyak tentang ruang lingkup pekerjaan dan budaya perusahaan.

Mulailah dengan ramah kepada setiap orang yang ditemui. Berkenalan dengan rekan satu tim dan departemen lainnya, baik secara formal maupun informal. Anda juga bisa berbaur saat istirahat atau makan siang, dan mengobrol santai dengan teman lainnya agar terlihat lebih akrab. Namun, jangan lupa untuk memperhatikan Tips Komunikasi di Tempat Kerja, agar Komunikasi dan Sosialisasi Terjalin dengan Baik selama masa probation.

sukses melalui masa probation

Selain itu, memperluas networking dapat dilakukan melalui inisiatif menawarkan bantuan kepada kolega Anda. Dengan catatan, jika Anda memiliki waktu luang dan telah menyelesaikan semua pekerjaan Anda.

Perhatikan Penampilan Anda

Ketika bekerja di dunia profesional, Anda perlu memperhatikan cara berpakaian. Menjaga penampilan tidak harus dengan mengenakan pakaian mahal, Anda cukup berpenampilan rapi, bersih dan wangi.

Anda dapat memakai pakaian yang disesuaikan dengan lingkungan perusahaan, bisa jadi formal dengan kemeja dan sepatu pantofel atau bergaya casual. Jika Anda seorang wanita, pastikan makeup Anda terlihat natural, tidak terlalu tebal.

Jangan Malu Bertanya dan Meminta Bantuan

Jika tidak paham dengan apa yang dikerjakan, jangan malu untuk bertanya kepada senior. Anda juga dapat meminta bantuan rekan lainnya, jika diperlukan. Hal ini untuk meminimalisir kesalahan yang akan Anda lakukan.

Anda pun bisa meminta umpan balik dari rekan kerja atau senior, tentang performa Anda selama masa probation. Bersikaplah terbuka dengan penilaian orang sekitar, agar Anda dapat memperbaikinya di masa yang akan datang.

Masa probation adalah masa penentuan, di mana Anda harus melewati proses uji coba agar dapat diterima sebagai karyawan tetap. Untuk itu, Anda perlu melakukan beberapa Tips Sukses Masa Probation agar lolos dari masa percobaan ini. 

Anda harus memahami deskripsi pekerjaan Anda, agar dapat memberikan hasil maksimal. Kemudian, Anda perlu bekerja dengan rajin dan profesional. Selain itu, Anda diharuskan untuk memperluas networking, memperhatikan penampilan, dan jangan malu bertanya jika Anda butuh bantuan.

Jangan lupa untuk terus mengasah skill atau keterampilan digital milenial (KDM). Kemudian keterampilan sukses milenial (KSM) Anda melalui berbagai kursus online, webinar, dan #BelajarGakRibet dengan QuBisa agar masa probation Anda berjalan lancar.

Artikel Terkait

Langkah Proses Rekrutmen yang Perlu Dilakukan Perusahaan untuk Mendapatkan Tenaga Kerja Berkualitas

Dalam proses rekrutmen pegawai baru, perusahaan jelas tak bisa melakukannya secara sembrono karena berkaitan dengan kelangsungan bisnis

Recruitment & Selection | 09 Jan 5 menit membaca
Gilang Maulani Gilang Maulani

Portofolio Lamaran Kerja sebagai Pembuktian Kompetensi Diri

Portofolio lamaran kerja berbeda dengan Curriculum Vitae atau CV, portofolio lamaran kerja sebagai pembuktian kompetensi diri

Recruitment & Selection | 17 Jan 4 menit membaca
Gilang Maulani Gilang Maulani

Langkah dan Proses Rekrutmen Karyawan yang Tepat

Cobalah langkah dan proses rekrutmen karyawan yang tepat berikut ini agar bisa mendapatkan karyawan yang mampu meningkatkan kinerja perusahaan.

Recruitment & Selection | 31 Jan 5 menit membaca
Gilang Maulani Gilang Maulani

Artikel Populer


Topik Artikel

Ke Atas