webinar

Hanya Hari Ini Webinar QuBisa bersama Restu B. Wicaksono :

Baper Terus

Akan Dimulai : 000000

LIHAT DETAIL

Akan Dimulai : 000000

Hanya Hari Ini Webinar QuBisa bersama Restu B. Wicaksono :

Baper Terus

LIHAT DETAIL

Portofolio Lamaran Kerja sebagai Pembuktian Kompetensi Diri

Recruitment & Selection | 17 Jan 4 menit membaca
Gilang Maulani Gilang Maulani
Selengkapnya Sembunyikan
Portofolio Lamaran Kerja sebagai Pembuktian Kompetensi Diri

Saat hendak melamar pekerjaan, Anda pasti terlebih dahulu menyiapkan portofolio lamaran kerja dengan sebaik mungkin. Melalui berkas ini, nasib Anda akan ditentukan, apakah bakal diterima atau tidak. Tak heran, persiapan yang baik tentu saja dilakukan oleh siapa pun ketika sedang membuat berkas portofolio. Tujuannya, agar hasilnya maksimal dan bisa menarik perhatian bagian HRD di perusahaan yang dituju.

Apalagi, kalau bidang pekerjaan yang diincar berasal dari perusahaan ternama, maka urusan portofolio tentu tak bisa dilakukan dengan sembarangan. Ada banyak sekali cerita calon pelamar yang harus gigit jari hanya gara-gara lupa membawa atau bahkan tidak mempersiapkan portofolio lamaran kerja dengan sebaik mungkin.

Biasanya, kesalahan terjadi ketika calon pelamar datang ke perusahaan hanya membawa Curriculum Vitae (CV). Lho, apakah kedua berkas ini berbeda? Jelas sangat berbeda! Supaya Anda tidak keliru, ada baiknya memahami perbedaan portofolio diri yang berkualitas dengan CV dan dapat mempersiapkan kedua berkas ini secara maksimal.

Beda Portofolio dengan CV

Lazimnya saat melamar pekerjaan, portofolio dan CV memang wajib disertakan. Namun tidak semua pelamar tampaknya paham kalau kedua berkas ini sebetulnya berbeda. Supaya tidak salah kaprah, ini perbedaannya:

  • Portofolio

Portofolio adalah lampiran yang disertakan dalam berkas lamaran kerja. Lampiran ini bisa menjadi pertimbangan terbesar perusahaan untuk menerima calon rekrutmen atau tidak. Karena dalam lampiran ini, disertakan hasil karya yang pernah Anda buat sehingga akan memperlihatkan potensi diri Anda sesungguhnya.

Portofolio Lamaran Kerja
  • CV

Berbeda dengan portofolio, CV adalah daftar riwayat hidup yang menyertakan informasi data pribadi mendasar, mulai dari nama lengkap, tanggal lahir, identitas pendidikan, pengalaman dalam organisasi dan pekerjaan, hingga kemampuan dasar yang dimiliki setiap pelamar. Lantaran memberikan informasi dasar, CV berkesan lebih monoton.

Selain CV dan portofolio, calon karyawan biasanya juga menyertakan sertifikat kompetensi kerja yang bisa jadi pertimbangan lebih dalam penilaian yang dilakukan perusahaan.

Fungsi Portofolio Lamaran Kerja

Setelah memahami perbedaan antara CV dan portofolio, tentu Anda akan bisa dengan mudah menyimpulkan bahwa portofolio lamaran kerja memang sangat penting dan tak bisa dibuat asal-asalan atau secara mendadak. Anda membutuhkan waktu khusus dan konsentrasi yang baik dalam proses membuatnya demi hasil yang maksimal, apalagi kalau bidang pekerjaan yang tengah dibuka ini sangat Anda inginkan. 

Karena tak hanya menjadi kumpulan karya, portofolio melamar kerja juga memiliki fungsi untuk menunjukkan bahwa Anda adalah pribadi yang kompeten dalam suatu bidang, membuktikan pencapaian yang sudah diraih, dan berfungsi pula sebagai bahan koreksi diri, supaya Anda terus termotivasi untuk memberikan hasil terbaik. Sehingga, ada baiknya Anda menyusun portofolio ini secara sistematis agar bisa melihat perkembangan dan menyadari kalau selama ini skill dalam diri sudah berkembang secara maksimal atau belum.

Hal-Hal yang Wajib Diperhatikan Agar Portofolio Menarik

Karena memiliki fungsi yang cukup besar untuk mendapatkan pekerjaan impian, sudah sewajarnya kalau portofolio dibuat semenarik mungkin. Berikut caranya:

Cantumkan Pengalaman

Meskipun informasi mengenai pengalaman kerja bisa dituliskan dalam CV, tak ada salahnya juga menyertakan kembali di dalam portofolio. Namun, pengalaman yang dimaksud di sini bukan hanya riwayat bekerja atau saat menangani proyek saja, tapi sertakan pula pengalaman organisasi entah komersial atau sosial. Dengan begitu, hard sekaligus soft skill Anda bisa menonjol.

Beri Informasi Soal Keterampilan Diri

Tak ada salahnya menyertakan keterampilan diri pada berkas portofolio, supaya perusahaan memiliki gambaran skill yang dimiliki calon pelamar. Keterampilan ini bisa berupa hal-hal mendasar soal teknologi atau mungkin informasi tambahan lain. Ini cara terbaik untuk membuktikan diri Anda sebagai sosok yang unik, kreatif, dan inovatif.

Portofolio Diri dan Karya di Portofolio Lamaran Kerja

Sertakan Hasil Karya

Ini salah satu bagian paling penting dalam portofolio lamaran kerja. Ya, Anda harus menyertakan hasil karya yang pernah dibuat. Bisa dalam bentuk karya foto, video yang pernah dibuat, artikel-artikel yang sudah tayang di berbagai media cetak atau online, hingga karya dua dimensi, seperti patung atau mungkin bangunan jika Anda arsitek.

Beri Info Testimoni Klien

Supaya hasil karya kita makin menjanjikan, ada baiknya kalau Anda memberikan informasi testimonial dari klien yang pernah menggunakan kemampuan Anda. Testimoni bernada positif jelas bisa menjadi poin tambah di mata perusahaan dan membuat mereka makin percaya diri merekrut Anda.

Sematkan Pencapaian atau Penghargaan

Tak hanya testimoni, hal lain yang membuat diri Anda istimewa adalah memiliki pencapaian dalam bentuk penghargaan. Anda bisa melampirkan penghargaan, entah piagam, sertifikat, tanda kehormatan, plakat, hingga piala sebagai bukti kemenangan.

Tetapkan Tujuan Jangka Pendek dan Jangka Panjang

Terakhir, hal yang juga penting dalam portofolio lamaran kerja. Seseorang dengan visi dan misi jelas untuk masa depan akan terlihat sebagai pribadi yang menjanjikan dan berkualitas. Hal ini dapat membuat perusahaan terpikat kepada Anda. Oleh karena itu, ada baiknya menyertakan filosofi sekaligus etika kerja positif supaya tujuan jangka pendek dan panjang ini bukanlah sekadar omong kosong belaka.

Bagaimana? Sudah cukup paham kan kalau portofolio lamaran kerja adalah bukti kompetensi diri seseorang. Maka, lakukan persiapan dengan matang dan sebaik-baiknya terkait berkas untuk melamar kerja yang meliputi CV dan portofolio. Supaya bisa membuat CV dan portofolio yang memikat, Anda bisa pula mengikuti pelatihan membuat CV dan Resume Menarik Perusahaan Melirik. Semoga setelahnya, Anda bisa mendapatkan pekerjaan impian Anda. 

Artikel Terkait

Ke Atas