webinar

Hanya Hari Ini Webinar QuBisa bersama Lika Satvarini :

Yuk Bisa Yuk, Membangun Kepercayaan Diri Dalam Public Speaking

Akan Dimulai : 000000

LIHAT DETAIL

Akan Dimulai : 000000

Hanya Hari Ini Webinar QuBisa bersama Lika Satvarini :

Yuk Bisa Yuk, Membangun Kepercayaan Diri Dalam Public Speaking

LIHAT DETAIL

8 Hal yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Saat Wawancara Kerja

Recruitment & Selection | 12 Sep 3 menit membaca
Punto Wicaksono Punto Wicaksono
Selengkapnya Sembunyikan
8 Hal yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Saat Wawancara Kerja

Wawancara kerja merupakan salah satu bagian dari proses rekrutmen, yang akan menentukan apakah Anda dapat diterima bekerja atau tidaknya. Pada saat wawancara, Anda memperoleh kesempatan untuk menunjukkan siapa diri Anda. Hanya saja, ada 8 hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat wawancara kerja. Apa saja? Baca artikel QuBisa mengenai tips lolos interview kerja ini, ya.

Ini yang Sebaiknya Anda Lakukan Saat Wawancara Kerja

Pakai Busana Profesional

Jika perusahaan tidak menentukan busana apa yang harus dikenakan pada saat interview, artinya Anda dapat memilih sendiri pakaian yang tepat untuk sesi wawancara kerja. Untuk itu, pilih busana kerja yang profesional, bisa membangun citra profesional, serta dapat memberi kesan pertama yang baik pada orang lain yang bertemu dengan Anda. Dalam hal ini, rekruter yang akan melakukan wawancara dengan Anda. Hindari menggunakan pakaian yang terlalu santai atau mewah dengan aksesoris yang berlebihan.

Terapkan Body Language atau Bahasa Tubuh

Bahasa tubuh atau body language sangat diperhatikan oleh pewawancara selama proses rekrutmen. Bahasa tubuh yang Anda tampilkan dapat mencerminkan karakter dan kepribadian Anda. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda belajar tentang macam-macam bahasa tubuh profesional, seperti kontak mata, cara berjalan, cara berjabat tangan, dan lain-lain.

Jawab Pertanyaan Berdasarkan Fakta

Anda bisa tunjukkan siapa diri Anda ketika wawancara kerja. Namun, ingatlah untuk selalu memberikan jawaban berdasarkan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan. Kemukakan jawaban yang rasional dan terukur, tidak dilebih-lebihkan. Tentu Anda tidak ingin mengalami masalah di kemudian hari akibat menyampaikan fakta fiktif, bukan?

Ajukan Pertanyaan Jika Diberi Kesempatan

Ajukan Pertanyaan Jika Diberi Kesempatan

Pada umumnya pewawancara akan memberikan kesempatan kepada pelamar kerja untuk mengajukan pertanyaan saat interview. Anda boleh menggunakan kesempatan tersebut untuk menanyakan hal-hal yang ingin Anda ketahui, misalnya terkait cakupan tanggung jawab dan gambaran pekerjaan. Jika pewawancara tidak memberikan kesempatan untuk bertanya, sebaiknya Anda mengajukan pertanyaan pada waktu berbeda, bukan pada saat wawancara berlangsung.

4 Hal yang Sebaiknya Tidak Dilakukan Saat Wawancara Kerja

Jangan Datang Terlambat

Datang terlambat dapat menurunkan penilaian terhadap integritas Anda. Sebaiknya Anda mengusahakan untuk datang lebih awal ke lokasi wawancara. Persiapkan kebutuhan Anda seperti pakaian, sepatu, berkas-berkas, dan perlengkapan lain yang harus dibawa sejak satu hari sebelum jadwal wawancara. Anda juga perlu menyiapkan waktu lebih sebagai antisipasi jika muncul rintangan di perjalanan.

Pusatkan Perhatian Anda agar Lolos Interview

Pada saat wawancara kerja, jangan sampai Anda melamun dan tidak fokus. Pusatkan perhatian Anda sepenuhnya agar lolos interview kerja. Singkirkan dulu segala permasalahan di pikiran Anda dan fokuslah pada proses interview. Cermati setiap pertanyaan yang diajukan pewawancara dan hati-hati dengan pertanyaan jebakan.

Hindari Menceritakan Keburukan Mantan Bos

Hindari Menceritakan Keburukan Mantan Bos

Pertanyaan tentang alasan berhenti bekerja dari perusahaan sebelumnya bisa menjadi pertanyaan yang memancing emosi Anda. Alangkah baiknya, Anda sangat hati-hati dengan pertanyaan jebakan seperti ini. Walaupun Anda menyimpan sakit hati kepada mantan bos maupun rekan kerja di perusahaan sebelumnya, sebaiknya hindari menceritakan keburukan-keburukan tersebut pada saat wawancara.

Curhat

Pewawancara bisa saja bersikap sangat ramah dan bersahabat, namun perlu diingat pada kenyataannya pewawancara bukan sahabat Anda. Jangan curhat selama sesi wawancara. Sesulit apapun kondisi Anda, usahakan selalu bersikap profesional. Tidak perlu menceritakan bahwa Anda butuh uang untuk bayar kos, makan, atau baru putus dengan kekasih Anda.

Wawancara kerja bukanlah hal yang menakutkan. Seiring bertambahnya kompetensi dan pengalaman, Anda akan lebih percaya diri saat menjalani wawancara. Selain itu, ingat selalu poin-poin apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat wawancara kerja.

Artikel Terkait

Ke Atas