Wajib Dikenal oleh Orang yang Tepat dalam Personal Branding
3.2k melihat · 12 Desember 2021
Wajib Dikenal oleh Orang yang Tepat dalam Personal Branding
Ringkasan
Membangun personal branding bisa dikatakan berhasil kalau Anda bisa dikenal oleh orang-orang yang tepat, kalau Anda punya nilai tambah, Anda dapat dipercaya, tapi yang kenal cuma pasangan, orang tua, atau hanya teman-teman yang sering berinteraksi dengan Anda, ya percuma.
Itu sebabnya, ketika membangun personal branding, Anda harus berupaya untuk bisa dikenal orang sebanyak mungkin. Misalnya, Anda masuk di suatu perusahaan dan mulai berkarir di dunia kerja, Anda perlu membuat diri Anda bisa dikenal oleh atasan dan rekan kerja. Contohnya, dengan prestasi kerja yang baik, tepat waktu dalam bekerja, dan sebagainya. Jangan sampai di tempat kerja malah dikenalnya sebagai si raja telat.
Cara Supaya Bisa Dikenal Orang yang Tepat Saat Membangun Personal Branding
Media Sosial Menjadi The Number One
Zaman sudah berubah. Di era digital saat ini, media sosial menjadi media nomor satu yang efektif dalam membangun personal branding dan membuat Anda bisa dikenal banyak orang.
Maka, gunakan media sosial secara positif. Buatlah konten positif yang fokus pada segala sesuatu sesuai dengan bidang keahlian Anda. Misalnya Anda ahli membuat desain, maka posting konten terkait dunia desain, portofolio, tips desain, dan sebagainya.
Bangun Jaringan Profesional yang Relevan dengan Keahlian
Cara berikutnya yang bisa Anda lakukan adalah dengan membangun jaringan profesional untuk bidang pekerjaan dan keahlian yang sesuai dengan profil diri Anda. Untuk itu, Anda bisa menggunakan LinkedIn yang memang memfokuskan diri sebagai media jejaring profesional.
Berkenalanlah dengan sebanyak mungkin orang yang kebetulan memiliki profesi yang sama. Namun jangan abaikan jika ada orang-orang dari profesi lain yang mungkin malah bisa mendukung dan melengkapi keahlian yang sudah Anda miliki.
Jadilah Diri Sendiri dan Apa Adanya Diri Anda
Menjadi diri sendiri yang khas, unik, dan otentik, menjadi kunci berikutnya agar Anda dikenal oleh orang yang tepat dalam personal branding. Tidak ada gunanya kalau saat membangun citra diri, kamu malah berpura-pura menjadi orang lain. Karena yang sering terjadi, kepura-puraan tidak akan bertahan lama.
Jaga agar brand image diri Anda tetap konsisten dan otentik. Bahkan jika Anda terkadang perlu mengubah gaya Anda, penampilan, atau cara mengkomunikasikan ide, tetaplah jujur pada diri sendiri. Buat diri Anda menarik dengan cara Anda yang sebenarnya dan bukan membuat Anda menjadi orang yang berbeda.
Konsisten dan Aktif
Personal branding yang Anda bangun menuntut keaktifan yang berkesinambungan dan konsisten. Ada proses yang perlu Anda lalui supaya tujuan membangun citra diri positif dan membuat diri Anda punya jaringan relasi dan networking yang luas. Di saat yang sama, orang-orang yang mengenal Anda juga memiliki citra yang sama.
Itu makanya, jangan sampai membangun personal branding yang berbeda untuk orang yang berbeda. Jika sampai ketahuan citra aslinya diri Anda, akan membuat orang lain jadi tidak percaya lagi kepada Anda. Demi memudahkan prosesnya, coba fokus membangun pada beberapa topik berikut, seperti siapa diri Anda, apa keahlian yang banyak diketahui orang lain, kemampuan spesifik apa yang membuat orang lain mengenal Anda, atau bisa juga Anda berprofesi dan bekerja di bidang apa.
Hal yang sama juga berlaku dalam penggunaan media sosial. Anda tetap perlu aktif membuat konten terkait membangun personal branding karena algoritma media sosial bisa membaca keaktifan Anda. Masing-masing media sosial memiliki algoritma yang berbeda. Konsistensi adalah kunci terbacanya akun Anda oleh audiens Anda.
Beberapa algoritma memberikan peluang bagi akun Anda untuk muncul di beranda orang-orang dengan minat yang sama dengan Anda. Bayangkan, jika Anda menjaga konsistensi aktivitas media sosial Anda. Akan ada banyak peluang untuk berkarir sesuai dengan passion Anda.
Kumpulkan Rekomendasi dari Orang yang Pernah Bekerja sama dengan Anda
Seperti halnya produk dari suatu brand akan semakin dikenal setelah banyak testimoni dari pelanggan yang menggunakan produk tersebut, maka membangun personal branding juga membutuhkan testimoni dan rekomendasi.
Mintalah testimoni dari orang-orang yang pernah bekerja sama dengan Anda, lalu kumpulkan testimoni tersebut di website pribadi Anda. Cara lain, Anda bisa meminta mereka langsung posting saja di beranda media sosial atau di komentar yang disediakan di website. Hasilnya nanti, akan ada lebih banyak orang yang ingin mengenal Anda.
- Aktif di Media Sosial untuk Membangun Personal Branding
- Pengertian Unique Value Proposition
- Personal Branding (Pencitraan Pribadi)
Politeknik ATI Padang
Perguruan Tinggi Negeri Teknologi Industri ATI Padang
0Komentar