Unduh Aplikasi QuBisa
15 poin

Kenali Masalah Pribadi yang Sering Muncul

1.4k melihat · 12 Mei 2022

Bagikan

Kenali Masalah Pribadi yang Sering Muncul

Ringkasan

Dalam video microlearning sebelumnya, Anda telah mempelajari masalah pertama yang umum terjadi dalam kehidupan, yaitu kegagalan. Sekarang, Anda akan mempelajari masalah kedua, yaitu kehampaan atau rasa hampa. Apa itu hampa? Menurut KBBI, arti hampa adalah kosong atau tidak berisi.

Beberapa masalah yang sering menimbulkan perasaan hampa di antaranya saat usia bertambah namun tidak mempunyai tujuan hidup. Kemudian tidak kunjung menemukan pasangan alias jomblo abadi atau kehilangan sosok orang yang sangat disayangi. Saat Anda merasa hampa, terdapat beberapa perasaan yang akan muncul, yaitu loneliness atau kesepian, frustasi hingga depresi. Depresi adalah gangguan suasana perubahan hati yang ditandai dengan hilangnya minat terhadap hal yang disukai atau rasa sedih yang mendalam.

Lalu, apa yang sebaiknya dilakukan untuk mengatasi rasa hampa? Beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi kehampaan di antaranya, temukan dan pelajari hal-hal baru yang Anda sukai dan belum pernah Anda coba sebelumnya. Selanjutnya, cobalah menjadi relawan. Apa itu relawan? Relawan adalah orang yang memberikan layanan tanpa keuntungan finansial. Terakhir, cobalah bertemu teman-teman terdekat dengan tujuan untuk bercerita, atau sekedar berkumpul bersama.

Nah Sobat QuBisa, jangan lupa juga untuk terus mengembangkan skill yang Anda miliki dengan mempelajari kursus online gratis dan kursus online berbayar lainnya seputar motivasi dan pengembangan diri yang ada di aplikasi siap kerja QuBisa:

Instructor Nur Anugerah, M.Psi, Psikolog, CPC

Nur Anugerah, M.Psi, Psikolog, CPC

CEO Generasi Cakap

Nur Anugerah is an Indonesian psychologist and career coach with over a decade of experience in talent development, organizational culture, and community empowerment. She is the founder and CEO of Generasi Cakap, a psychology and education startup focused on enhancing the skills and mindset of Indonesia's productive generation through coaching, training, and psychological support.
Lihat Profil >

0Komentar

no profile