Tugas dan Kewajiban Manajer Perusahaan

Leadership | 18 Mar 4 menit membaca
Punto Wicaksono Punto Wicaksono
Selengkapnya Sembunyikan
Tugas dan Kewajiban Manajer Perusahaan

Apakah Anda tertarik menjadi seorang manajer perusahaan? Lalu, apakah Anda sudah tahu tugas manajer? Secara umum, tugas dan kewajiban manajer perusahaan adalah mengelola karyawan dalam suatu manajemen atau divisi.

Manajer dibutuhkan keberadaannya sebagai atasan langsung atau pemimpin dalam tim. Oleh karena itu, seorang manajer dituntut untuk bisa mengatasi konflik dalam tim yang dipimpinnya dengan baik dan adil atau tidak ada yang merasa dirugikan.

Setiap divisi atau departemen di suatu perusahaan mempunyai satu manajer yang akan berkoordinasi untuk menciptakan manajemen kinerja yang solid dan efektif. Manajer juga bertugas memastikan tercapainya tujuan yang telah ditetapkan perusahaan, baik melalui kegiatan yang bersifat operasional maupun fungsional.

Mengenal Tugas Manajer

Sukses atau tidaknya sebuah tim, sangat bergantung pada peran dan kemampuan manajernya. Manajer perusahaan bertanggung jawab untuk melakukan pengelolaan talenta maupun pengambilan keputusan yang memberi dampak positif bagi tim. Misalnya, membuat strategi bekerja sedikit hasil lebih banyak. Tugas manajer lainnya yang harus Anda ketahui adalah sebagai berikut:

Melakukan Perencanaan

Merencanakan setiap strategi untuk mencapai target perusahaan, disesuaikan dengan kebijakan yang ada. Anda bisa membangun strategi kerja sama tim untuk performa terbaik.

Mengatur dan Mengawasi Manajemen

Pada dasarnya, tujuan menjadi manajer tidak hanya untuk memimpin saja, namun harus mampu mengatur dan mengawasi segala aktivitas yang ada di dalam manajemen. Dengan kata lain, tugas pemimpin memastikan orang yang mereka pimpin bisa bekerja dengan baik, efektif dan efisien sesuai prosedur yang berlaku, demi dapat mencapai target perusahaan.

Menentukan Standar

Tugas manajer selanjutnya, menentukan standar kualitas kerja yang nantinya harus dipenuhi oleh setiap karyawan. Selain itu, Anda bisa menentukan standar produk yang dihasilkan sebagai acuan agar tim produksi dapat bekerja dengan lancar. Anda harus mampu mengawasi dan melakukan quality control untuk memenuhi kriteria yang telah ditetapkan.

Mengadakan Evaluasi

Setelah mengatur dan mengawasi serta menetapkan standar kualitas, manajer pun bertugas melakukan evaluasi karyawan dan perusahaan agar dapat lebih berkembang. Untuk itu, Anda harus memiliki kemampuan dalam melakukan penilaian secara objektif terhadap kinerja karyawan yang Anda pimpin. 

Tak hanya itu, Anda perlu mengetahui 5 Pertanyaan Wajib Sebagai Seorang Pemimpin untuk Evaluasi Pencapaian Kinerja.

Memberi Pengaruh pada Anggota Tim

Manajer perusahaan harus bisa memberi pengaruh kepada anggota tim agar bersedia memberikan respons atau menuruti pimpinan. Pengaruh yang dimaksud dapat berupa perintah, nasihat, dan lain sebagainya. Tujuannya untuk apa? Tentu saja membangun tim dan perusahaan agar dapat berkembang ke arah yang lebih baik. 

Cara Menjadi Manajer yang Efektif

Dalam perusahaan, tujuan seorang manajer adalah untuk pengembangan diri dan  peningkatan jenjang karir. Nah, untuk berada pada posisi tersebut, Anda perlu mempersiapkan diri, baik dalam hal kemampuan interpersonal dan intrapersonal.

Umumnya, manajer bertugas sebagai fasilitator untuk menjaga keseimbangan manajemen dan mengontrol keseluruhan proses yang telah ditetapkan. Oleh sebab itu, untuk menjadi seorang manajer, Anda harus memiliki kemampuan kepemimpinan yang efektif dan memahami resep menjadi pemimpin tanpa sekat seperti berikut ini!

Mengatur dengan Bijak

Agar dapat menjadi manajer yang baik, Anda harus mengatur manajemen dengan bijak. Anda memiliki wewenang untuk mengelola tim. Kemudian, mengawasi setiap kegiatan yang berlangsung, sesuai dengan kebijakan yang berlaku. 

Di sisi lain, perhatikan cara Anda mengatur karyawan. Coba beri sedikit kebebasan kepada mereka untuk bereksplorasi, selama tidak melewati batas aturan yang berlaku. Anda harus ingat, mengatur hingga hal-hal kecil yang dilakukan oleh karyawan dapat memicu konflik dan dinilai arogan. Anda bisa mencoba kursus leadership tentang 3 Cara Menaikkan Kekuatan Diri untuk Menjadi Manajer yang Tidak Arogan.

Menguasai Kemampuan Berkomunikasi

Komunikasi adalah ujung tombak tercapainya manajemen yang efektif. Untuk itu, ketika diangkat menjadi seorang manajer, Anda harus menguasai cara berkomunikasi yang efektif agar segala kegiatan dapat dijalankan semaksimal mungkin. Memahami gaya komunikasi yang baik dapat meminimalisir timbulnya masalah mispersepsi.

Menentukan Tujuan

Seorang manajer yang memiliki tujuan akan memudahkan personil tim untuk bekerja dan bergerak. Tim mempunyai target yang jelas untuk dicapai dan akan berusaha sebaik mungkin agar berhasil meraihnya.

Memperlakukan Karyawan dengan Baik

Ada beberapa cara memperlakukan karyawan dengan baik, seperti mengapresiasi, dan memberikan motivasi. Kemudian meluangkan waktu untuk mendengar kendala tim, memberikan umpan balik, dan menganggap setiap karyawan setara. Dengan cara ini, Anda akan disegani dan dapat memberi pengaruh positif kepada anggota tim.

Anda bisa mempelajari tentang menjadi manajer pertama kali yang efektif melalui kursus online gratis dan webinar gratis. Anda bisa pula belajar banyak hal terkait pengembangan diri dan leadership di platform belajar online Indonesia Qubisa.

Tugas manajer secara umum adalah mengatur keseimbangan sebuah manajemen. Lalu melakukan perencanaan, mengelola dan mengawasi kegiatan dalam manajemen. Ditambah lagi menentukan standar kualitas, mengadakan evaluasi dan memberikan pengaruh baik kepada karyawan.

Untuk menjadi manajer yang baik, Anda dapat melakukan beberapa hal, seperti mengatur dengan bijak dan menguasai kemampuan berkomunikasi. Kemudian menentukan tujuan yang jelas, dan memperlakukan karyawan dengan baik.

Artikel Terkait

Ke Atas