Teori Kepemimpinan dan Cara Leader Mengaplikasikannya

Leadership | 15 Mar 4 menit membaca
Punto Wicaksono Punto Wicaksono
Teori Kepemimpinan dan Cara Leader Mengaplikasikannya

Dalam memimpin perusahaan, Anda perlu memahami teori kepemimpinan sehingga bisa menjalankan peran Anda sebagai pemimpin dengan lebih efektif. Jika posisi Anda membutuhkan kolaborasi dan manajemen yang sering berhubungan dengan orang lain, sudah tentu teori kepemimpinan dan cara leader mengaplikasikannya sangat berguna untuk dipelajari dan diterapkan.

Berorganisasi atau berkelompok membutuhkan pemimpin yang mempunyai kemampuan untuk mengelola dan meningkatkan kemampuan talenta yang dimiliki oleh orang yang ia pimpin. Artinya, pemimpin bertugas menunjukkan arah, dan menjadi navigator perubahan, juru bicara, juga pelatih. Oleh sebab itu, Anda perlu memiliki gaya kepemimpinan yang dapat memberi memberi pengaruh kepada pengikut Anda.

Pengertian dan Konsep Dasar Kepemimpinan

Kepemimpinan adalah kemampuan seorang pemimpin mengelola anggota tim dengan efektif dan efisien, untuk mencapai tujuan perusahaan dengan baik. Menurut Warren Bennis dan Burt Nanus, penulis buku Leaders: The Strategies for Taking Charge, kepemimpinan adalah kekuatan yang sangat berpengaruh di balik kekuasaan suatu organisasi / perusahaan. Untuk menciptakan organisasi yang efektif, Anda sebagai pemimpin harus mampu memobilisasi organisasi menuju visi yang telah ditetapkan.

Konsep dasar kepemimpinan dibagi menjadi dua, yaitu ilmu dan seni. Ilmu kepemimpinan merupakan teori kepemimpinan yang bisa dipelajari dari berbagai sumber. Anda bisa mempelajarinya dengan mengikuti pelatihan mengenai teori leadership atau metode kepemimpinan. Selain itu, bisa pula melalui membaca buku, bahkan berdiskusi dengan rekan lain yang memiliki kemampuan kepemimpinan yang mumpuni.

Seni kepemimpinan adalah metode kepemimpinan atau teknik-teknik yang diterapkan dalam memimpin suatu tim. Metode ini diharapkan mampu membentuk karakter dan kinerja yang baik untuk membangun tim yang solid dalam mewujudkan tujuan perusahaan.

Teori Kepemimpinan yang Harus Anda Ketahui

Seperti yang dilansir indeed.com, ada 6 teori kepemimpinan yang perlu Anda ketahui untuk menentukan gaya yang sesuai dengan karakter Anda. Keenam teori kepemimpinan tersebut adalah sebagai berikut.

Teori Orang Hebat (The Great-man Theory)

Teori kepemimpinan ini menyatakan bahwa pemimpin yang hebat memiliki sifat kepemimpinan yang terbawa dari lahir, bukan karena dibentuk. Teori yang sudah dikenal di abad ke-19, menunjukkan adanya kualitas seorang pemimpin sebenarnya telah melekat secara natural atau bawaan dari lahir. Pemimpin tipe ini sering kali membawa sifat-sifat alami, seperti kecerdasan, keberanian, membangun kepercayaan diri, intuisi, dan pesona.

Teori Sifat (Trait Theory)

Teori kepemimpinan ini menyatakan, sifat alami tertentu yang dimiliki seseorang cenderung dapat menjadikannya pemimpin yang baik. Perlu digarisbawahi, memiliki kualitas diri tertentu tidak serta merta menjadikan Anda pemimpin hebat. Berbeda dengan teori sebelumnya yang mengedepankan genetik atau garis keturunan, teori sifat lebih pada karakter kepemimpinan yang dapat dibentuk. Sifat yang dimiliki, antara lain daya tarik, kecerdasan, dan kharisma. 

Teori Perilaku (Behavior Theory)

Teori perilaku berfokus pada perilaku, sikap, serta lingkungan yang membentuk Anda menjadi pemimpin hebat. Salah satu konsep yang diterapkan dalam teori ini, pengkondisian di mana Anda cenderung bertindak dan memimpin dengan gaya tertentu karena Anda meniru dari pemimpin sebelumnya atau dari lingkungan sekitar.

Teori Transaksional atau Teori Manajemen (Transactional Theory of Management Theory)

Teori transaksional dikenal dengan teori manajemen. Prinsip yang digunakan dalam teori transaksional adalah kesepakatan antara pemimpin dan bawahan tentang apa yang seharusnya dilakukan untuk mendapatkan penghargaan, dan apa yang tidak seharusnya dilakukan untuk menghindari hukuman. 

Teori ini juga mempunyai nilai-nilai yang hanya berlaku dengan proses pertukaran dan keuntungan timbal balik, sehingga pemimpin transaksional akan memberikan kebutuhan atau keinginan karyawan dengan ketentuan hasil pekerjaan yang diberikan dapat memuaskan semua pihak.

Teori Transformasional (Transformational Theory)

Teori kepemimpinan ini didasari adanya hubungan yang positif antara atasan dan bawahan sehingga terbentuklah kepemimpinan yang efektif. Pemimpin transformasional akan memotivasi dan menginspirasi bawahan untuk mencapai hasil yang lebih besar dari yang direncanakan. Tentunya hal ini, demi kesuksesan perusahaan yang dipimpin.

Teori Situasional (Situational Theory)

Teori kepemimpinan situasional tidak berhubungan dengan karakteristik tertentu yang dimiliki oleh seorang pemimpin. Tidak pula, mengklaim bahwa gaya tertentu adalah yang terbaik. 

Sebaliknya, teori ini meyakini bahwa pemimpin yang hebat adalah yang mampu menyesuaikan gaya kepemimpinannya dengan situasi yang sedang dihadapi. Hal ini dapat dilakukan dengan cara memerintah, memberi instruksi, mendelegasi, atau tindakan lainnya yang dianggap perlu. Teori kepemimpinan situasional sangat mengedepankan fleksibilitas.

Teori kepemimpinan dibutuhkan untuk dapat mengenal gaya kepemimpinan Anda. Terdapat 6 jenis teori kepemimpinan, yaitu, teori orang hebat, teori sifat, teori perilaku, teori transaksional, teori transformasional, dan teori situasional. 

Jika masih ingin mengetahui berbagai teori kepemimpinan dan tips untuk menjadi seorang leader yang berkualitas, Anda bisa ikut kursus online gratis, webinar gratis, mengikuti seminar, atau pelatihan-pelatihan kepemimpinan. Cara lain, belajar saja di Qubisa platform belajar online Indonesia.

Dari teori kepemimpinan yang dibahas di atas, manakah yang sesuai dengan karakter Anda. Teori mana yang cocok dengan gaya kepemimpinan Anda di masa yang akan datang?

Artikel Terkait

Konten Terkait

Ke Atas