Unduh Aplikasi QuBisa
Kenali Experiential Marketing, Manfaat dan Contoh Penerapannya
Strategy

Kenali Experiential Marketing, Manfaat dan Contoh Penerapannya

Wanda Indana11 Jan 237 menit membaca

Memasuki awal 2023, persaingan bisnis tentu akan semakin kompetitif. Kamu harus menggunakan strategi pemasaran yang cocok untuk meningkatkan brand loyalty hingga brand awareness.

Kamu bisa menerapkan experiential marketing. Strategi ini mulai banyak diterapkan para marketer. Katanya, experiential marketing ini suatu strategi pemasaran berbasis pengalaman. Iya, strategi ini menciptakan pengalaman yang berkesan dan positif pada pelanggan.

Lalu, apa itu experiential marketing sebenarnya dan bagaimana penerapannya? Ayo simak ulasannya berikut ini:

Pengertian Experiential Marketing

Experiential marketing juga dikenal dengan istilah engagement marketing adalah strategi pemasaran yang dilakukan dengan menciptakan pengalaman positif kepada konsumen. Strategi ini melibatkan konsumen ketika merasakan pengalaman dari sebuah brand.

Iya, keterlibatan konsumen memainkan peranan penting dalam keberhasilan experiential marketing. Adanya keterlibatan atau engagement tersebut mampu mengukur seberapa bermakna pengalaman yang dimiliki konsumen terhadap suatu brand.

Keterlibatan atau engagement tersebut dapat berupa views, likes, komentar, berbagi informasi, dan berkomunikasi langsung dengan brand.

Bisa dibilang, experiential marketing ini mirip-mirip dengan event marketing, namun perlu dipahami bahwa tidak semua event marketing dapat dianggap memberikan pengalaman penuh pada audiens. Sebab, event marketing terkadang masih bersifat satu arah karena kurangnya elemen interaktif dengan audiens.

Manfaat Penerapan Experiential Marketing

Berikut beberapa keunggulan menerapkan experiential marketing pada bisnis:

1. Meningkatkan brand loyalty

Dengan menerapakan experiential marketing itu artinya kamu sebagai pemilik brand juga menawarkan kesempatan pada konsumen untuk terhubung dengan brand pada tingkat yang lebih personal. Nah, hubungan bisa menciptakan brand loyalty, terutama bila aktivasi dari experiential marketing dijalankan dengan benar.

2. Mendapatkan data-data pelanggan

Strategi ini memungkinkan kamu mengumpulkan data-data konsumen yang berpartisipasi dalam pengalaman yang kamu ciptakan untuk digunakan dalam meningkatkan strategi.

3. Menciptakan hubungan yang otentik

Saat ini agar bisnis tetap bertahan, brand dituntut transparan dan bekerja keras untuk menarik perhatian orang, hingga menumbuhkan kecintaan mereka terhadap brand.

Nah, experiential marketing memungkinkan brand melakukan berbagai cara kreatif yang berbeda, sehingga kamu bisa benar-benar terhubung dengan pelanggan. Dengan memberikan keterlibatan, interaksi dan hubungan dengan pelanggan bisa terjalin dengan baik.

Dampak Sosial dan Word of Mouth

Tidak hanya dapat menjembatani antara brand dan konsumen, experiential marketing juga dapat berharga bagi brand karena dapat menciptakan dampak sosial. Dalam banyak kasus, konsumen yang benar-benar bersenang-senang di dalam event experiential marketing akan dengan sukarela membagikan pengalamannya tersebut dengan orang lain. Tentu kekuatan word-of-mouth ini akan bermanfaat bagi brand kamu.

Edukasi Mengenai Produk

Tujuan utama sebuah pemasaran adalah mengedukasi konsumen tentang suatu produk. Nah, hal ini bisa berhasil kalau konsumen terlibat. Itu mengapa experiential marketing bisa memberikan manfaat bagi brand.

Jenis dan Contoh Experiential Marketing 

Berikut beberapa jenis dan contoh experiential marketing yang dapat dicoba untuk bisnis kamu.

1. Event

Event di sini bisa berupa konser, bazar, festival, pameran seni, dan lain-lain. Dalam event ini yang penting adalah seberapa kreatifnya kamu mencocokkan acara dengan jenis bisnis. Semakin unik acara, semakin melekat di benak konsumen.

Contoh experiential marketing dalam bentuk event adalah seperti yang dilakukan Google pada tahun 2015 yang bertajuk Building a Better Bay Area. Di event itu, Google memberi sumbangan US$5,5 juta ke berbagai NGO di Bay Area.

Uniknya, Google tidak langsung memberikan sumbangan. Ia mengadakan acara terlebih dahulu untuk memilih organisasi mana saja yang laik diberi sumbangan dengan mengadakan voting online dengan tagar #GoogleImpactChallenge.

2. Pameran Produk

Ketimbang menjelaskan tentang produk yang sedang diluncurkan, lebih baik membuat konsumen merasakan secara langsung pengalaman menggunakan produk tersebut. Caranya cukup sederhana, yakni dengan mengadakan pameran produk.

Jenis marketing ini banyak dijumpai di toko ponsel. Mereka biasanya memajang ponsel yang dijual sebagai sampel dan pengunjung bisa mencoba secara langsung kecanggihan ponsel tersebut.

3. User Generated Content

User Generated Content atau UGC adalah content tentang produk atau brand kamu yang dibikin konsumen. Kontennya bisa macam-macam. Mulai dari tulisan, gambar, video, dan suara.

UGC termasuk dalam strategi experiential marketing. Sebab, UGC membuat pengguna terlibat langsung dalam produk. Dampak positif strategi ini, yakni membuat pengguna merasa dihargai. Pengguna jadi merasa bagian dari brand tersebut.

Contoh UGC yang dapat dilihat adalah seperti yang dilakukan YouTube. Kamu bisa mengunggah konten video di YouTube untuk ditonton jutaan pengguna YouTube lainnya.

Atau, konsumen kamu membuat konten video review di media sosial tentang pengalaman menyenangkannya mencoba masakan dari restoran kamu. Nah, kamu bisa mengunggah ulang konten tersebut sebagai bentuk testimoni.

Pengalaman Imersif

Strategi experiential marketing memang jarang diterapkan, karena membutuhkan teknologi canggih. Sebab, kamu harus memiliki anggaran untuk penggunaan teknologi, misalnya Virtual Reality atau VR.

Contoh dari experiential marketing dengan menggunakan pengalaman imersif adalah brand-brand produksi kacamata. Biasanya, brand kacamata menyajikan fitur Virtual Try-on. Fitur ini menghadirkan teknologi Augmented Reality atau AR yang memungkinkan pengunjung situs dapat menjajal berbagai tipe kacamata melalui kamera HP atau laptop.

Itulah ulasan tentang experiential marketing, manfaat dan contoh penerapannya. Bagi kamu yang mau belajar trik marketing lainnya, platform belajar online QuBisa punya ulasan menariknya. Kamu bisa menonton beberapa video microlearning berikut ini:

 

No Image

0Comments

no profile

Artikel Untuk Kamu

Lihat Semua

Saran Untuk Kamu

Lihat Semua