Tantangan dalam Menjadi Freelancer
2.2k melihat · 25 Juni 2022
Tantangan dalam Menjadi Freelancer
Ringkasan
Pesatnya perkembangan freelancer memang menghadirkan beberapa keuntungan, terutama berkaitan dengan fleksibilitas jam dan tempat bekerja yang bisa dilakukan dari mana saja. Namun, ini bukan berarti tidak ada tantangan dan hambatannya. Tantangan menjadi freelancer yang paling terlihat adalah masalah pendapatan. Orang yang terbiasa bekerja kantoran dan menjadi karyawan memiliki pendapatan tetap atau gaji setiap bulan. Setelah menjadi freelancer pendapatannya menjadi tidak tetap.
Di balik itu, sebenarnya masih ada hal lain yang lebih penting lagi dan menjadi tantangan paling besar, yaitu bagaimana mengatur diri kita. Ini erat kaitannya dengan mindset, bukan sekadar pendapatan. Mindset adalah pola pikir yang harus terus dilatih dan dikembangkan. Menjadi freelancer artinya Sobat QuBisa bukan hanya dituntut mampu mengelola karier, melainkan harus mampu mengelola bisnis karena ini adalah bisnis kita sendiri. Semua hal dilakukan sendiri, mulai dari menjadi marketing, bagian penagihan, pembayaran pajak, semua kita lakukan sendiri.
Ini merupakan tantangan kalau Sobat QuBisa tidak terbiasa belajar sesuatu yang baru, seperti bagaimana cara membuat invoice, membuat penagihan, laporan keuangan, dan sebagainya, bukan sekadar masalah pendapatan. Ibaratnya, Anda adalah seorang entrepreneur. Entrepreneur adalah pengusaha yang bertanggung jawab terhadap diri sendiri dan memiliki kewajiban membuat perencanaan ke depan tanpa tergantung kepada orang lain. Oleh sebab itu, terus belajar menjadi suatu keharusan.
Yuk, tingkatkan skill dan wawasan Anda melalui platform belajar online QuBisa dengan berbagai microlearning berikut terkait bisnis, entrepreneur dan alasan karyawan resign:
Lively Academy
Personal Developmet & Coaching, Public Class Training
0Komentar