Pentingnya Riset untuk Memulai Menulis Novel
1.7k melihat · 10 Juni 2022
Pentingnya Riset untuk Memulai Menulis Novel
Ringkasan
Di luar negeri, kalau ingin membuat film, berakting, composing, menulis novel, atau apa pun pekerjaan seni yang ditonton atau didengarkan oleh orang banyak, akan ada satu psikolog dari label atau rumah produksi (PH) yang menemani riset pekerjaan bidang seni untuk melakukan pendalaman. Misalnya film joker, melakukan riset ke rumah sakit jiwa, lalu mempelajari mental health. Nah, apakah dalam menulis novel juga seperti itu?
Menulis novel biasanya memerlukan tempat yang tenang. Apalagi Tya Subiakto juga sebagai penata musik. Bagaimana cara merangkai kata-kata yang ada di kepala? Riset itu perlu, riset membantu mendekatkan suatu cerita untuk Anda tulis. Misalnya Anda pernah tinggal di suatu tempat. Anda pasti akan tahu jarak ke tempat lain berapa, rumahnya seperti apa, dan lainnya. Ibaratnya Anda ingin tertarik untuk berkebun. Anda akan mencari tahu, media tanam, cara menanam, akan berbunga atau tidak, wanginya seperti apa, dan lainnya.
Setelah Anda melakukan riset hal-hal tertentu, Anda akan merasa dekat dan mulai menulis. Bagaimana terkait rasa dalam menulis? Sejatinya pada perjalanan hidup manusia yang sangat panjang, ada banyak peristiwa yang menyenangkan dan menyedihkan. Anda mungkin akan merasa marah, sedih, bingung atau ketakutan. Perasaan-perasaan tersebut dapat Anda recall ketika akan menulis. Dengan kata lain ditabung. Recall adalah kegiatan memanggil kembali ingatan yang tersimpan atau mengingat-ingat suatu kejadian dan perasaan. Selengkapnya Anda bisa mengikutinya melalui microlearning ini.
Ingin belajar menulis, copywriting, hingga voice over? Sobat QuBisa bisa memanfaatkan berbagai kursus online gratis di aplikasi belajar online QuBisa berikut:
Tya Subiakto
Conductor & Music Director,
0Komentar