Pahami Circle sebagai Cara Melindungi Jejak Digital
1.5k melihat · 14 Maret 2022
Pahami Circle sebagai Cara Melindungi Jejak Digital
Ringkasan
Media sosial menjadi wadah untuk berjejaring dengan orang lain dan melakukan banyak hal. Namun, dalam berkecimpung di dunia tersebut, Anda harus memiliki kemampuan untuk melindungi jejak digital. Caranya dengan pahami circle di media sosial Anda. Circle adalah lingkungan pertemanan dan memahami circle di dunia maya juga penting.
Ketika Anda berinteraksi, seperti ada orang chat atau mengirim pesan kepada Anda, Anda harus tahu betul dia siapa. Misalnya dalam aplikasi pencari jodoh. Anda harus mewaspadai setiap chat, karena Anda belum pernah bertemu dengan sender. Tidak menutup kemungkinan apa yang mereka tampilkan di dunia maya tidak sesuai dengan kenyataan.
Apa itu dunia maya? Dunia maya adalah dunia yang tidak sebenarnya. Nah, media sosial bisa dikatakan sebagai dunia maya. Jadi, jangan terlalu percaya apa yang terjadi di dunia maya. Fungsi dunia maya sebenarnya mendekatkan yang jauh, bukan menjauhkan yang dekat. Inilah mengapa Anda harus paham betul circle Anda di dunia maya agar tetap bisa bersilaturahmi dengan orang yang Anda kenal baik. Ya, tidak berarti Anda harus mencari kenalan baru sebanyak-banyaknya melalui media sosial.
Anda harus punya batasan-batasan dan etika untuk bisa memiliki circle yang positif. Kalaupun Anda harus bergabung dengan komunitas, pahami betul bahwa komunitas tersebut diisi oleh orang yang sesuai. Komunitas adalah kelompok sosial berisi individu yang mempunyai kesamaan karakteristik, seperti kesamaan hobi. Contoh komunitas, yaitu komunitas fotografi. Anda harus memastikan bahwa komunitas tersebut benar-benar berisi orang yang menyukai fotografi.
Mengapa harus mencari kebenarannya jika Anda masuk komunitas yang sesuai? Sebab maraknya kejahatan dunia maya dan komunitas bodong yang diciptakan hanya untuk mengeruk keuntungan. Jangan lupa, pelajari lebih banyak terkait media sosial melalui kursus-kursus online di aplikasi belajar online QuBisa berikut ini:
Dr. Lisa Adhrianti, M.Si
Vice Dean of Human Resources at Faculty of Political and Social Sciences University of Bengkulu
0Komentar