Mengatasi Labelisasi Diri pada Pengalaman Masa Lampau yang Buruk
3.7k melihat · 15 Oktober 2021
Mengatasi Labelisasi Diri pada Pengalaman Masa Lampau yang Buruk
Ringkasan
Setiap orang memiliki pengalaman buruk di dalam kehidupannya. Namun, jangan sampai terus-menerus dipelihara sehingga mengakibatkan trauma. Hindari pula memberi labelisasi (labeling) terhadap diri sendiri akibat kesalahan yang dilakukan. Labeling adalah pemberian label pada diri individu sehingga menimbulkan stigma negatif.
Segera cari tahu apa yang salah di masa lalu dan perbaiki diri agar tidak mengulangi kesalahan yang sama. Misalnya, Sobat QuBisa memiliki pengalaman ditertawakan ketika sedang menjadi public speaker. Cari tahu apa penyebabnya. Ditertawakan karena salah kostum di acara tertentu? Artinya, di lain waktu Anda harus belajar menggunakan kostum yang sesuai dengan konsep acara. Atau, pernah kehilangan bahan pembicaraan saat menjadi MC? Artinya, Anda harus membuat susunan kalimat yang ingin diucapkan beserta daftar acara secara lebih detail.
Lalu, bagaimana cara menghilangkan trauma berkepanjangan akibat kesalahan di masa lalu? Kalau Anda belajar hipnotis, ada istilah teknik afirmasi. Afirmasi adalah penegasan yang positif. Teknik afirmasi berarti menyuntikkan kalimat-kalimat positif ke dalam pikiran bawah sadar. Selain dengan teknik afirmasi, Anda dapat menghilangkan labeling secara perlahan dengan cara memaafkan diri sendiri. Yuk, simak bagaimana cara memaafkan diri sendiri lebih lanjut di dalam video ini!
- Karakter dan Peran Pikiran Manusia
- Cara agar Tetap Bahagia dan Asyik di Tempat Kerja
- Mau Sukses? Temukan Ikigai untuk Diri Sendiri
Nena Amelia
Senior Broadcaster
0Komentar