Unduh Aplikasi QuBisa
15 poin

Ciri-Ciri Alternatif

3.4k melihat · 26 Juli 2022

Bagikan

Ciri-Ciri Alternatif

Ringkasan

Alternatif adalah pilihan di antara dua atau beberapa kemungkinan. Dalam microlearning sebelumnya, Sobat QuBisa telah mempelajari berbagai model metode penelitian alternatif. Lalu, bagaimana ciri-ciri penelitian alternatif sendiri? Penelitian alternatif lebih fokus pada pertanyaan penelitian atau tujuan kajian daripada metodologi penelitian itu sendiri.

Penelitian ini juga berusaha membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik, sehingga kreativitas, inovasi, cenderung digunakan oleh para peneliti. Lebih lanjut, penelitian alternatif akan menjauh dari penekanan berlebihan pada tulisan akademis jika cenderung menghambat kreativitas atau suara seseorang yang sebenarnya. Kemudian cenderung interdisipliner. Interdisipliner adalah pembahasan masalah menggunakan beberapa keilmuan. Biasanya para peneliti akan menggunakan buku-buku yang bukan dari ranah ilmunya.

Ciri selanjutnya adalah tidak jatuh pada mitos objektivitas. Ia juga tidak bergantung pada otoritas eksternal. Penelitian alternatif bertujuan mengungkapkan kebajikan. Kemudian mengintegrasikan pengetahuan, beasiswa, penelitian, refleksi, dan praktik. Selain itu juga memahami kekuatan cerita, musik, dan bentuk seni lainnya sebagai sumber kebijaksanaan.

Mengungkapkan perhatian penuh di setiap langkah, serta mengingat bahwa seni, musik, dan bercerita adalah sistem informasi yang hidup. Metode penelitian alternatif terletak dalam pengalaman. Semua ciri-ciri ini menjadi bagian penting dalam metode alteratif. Oleh karena itu, para akademisi atau mahasiswa S-1 yang selama ini memiliki passion dalam pembuatan film, video TikTok, musik, sebenarnya itu semua bisa digunakan menjadi bahan refleksi untuk berpikir bahwa metode alternatif bisa menjadi pilihan yang baik.

Yuk, dapatkan beragam topik lainnya yang bisa Anda pelajari lewat kursus online gratis di aplikasi siap kerja QuBisa. Berikut rekomendasi tiga video microlearning untuk pengembangan diri:

Instructor Rocky Prasetyo Jati

Rocky Prasetyo Jati

Lecturer | Communication Researcher

Rocky Prasetyo Jati is a communication professional who began his career in broadcasting in 1997. Since 2005, he has focused on education, particularly in the field of communication studies. As a lecturer at Universitas Budi Luhur, he played a key role in developing the Jakarta Broadcasting School and the Faculty of Communication.
Lihat Profil >

0Komentar

no profile