Cara Menentukan Kebutuhan Ideal Dana Darurat
1.8k melihat · 13 April 2022
Cara Menentukan Kebutuhan Ideal Dana Darurat
Ringkasan
Bagaimanakah cara menentukan kebutuhan ideal dana darurat? Dana darurat atau emergency fund adalah sumber aset yang tersedia untuk membantu seseorang mengatasi dilema keuangan, seperti kehilangan pekerjaan, penyakit yang melemahkan, perbaikan rumah atau mobil, atau jenis krisis nasional seperti yang dialami akibat kondisi pandemi virus corona.
Besar jumlah dana darurat tergantung pada kondisi setiap orang. Misal untuk yang masih single, tidak memiliki komitmen utang. tidak menanggung hidup orang tua. Dan memiliki penghasilan hingga Rp 100 juta dalam satu tahun maka jumlah dana darurat yang diperlukan adalah 3x pengeluaran rutin bulanan.
Misal pengeluaran bulanan 6 juta, maka jumlah dana darurat yang harus tersedia adalah sebesar Rp 18 juta. Sedangkan apabila sudah menikah, memiliki tanggungan, dan memiliki utang bulanan. Maka jumlah dana darurat ideal adalah 6x jumlah pengeluaran rutin bulanan. Beda halnya dengan yang sudah menikah, memiliki utang bulanan seperti KPR atau kredit kendaraan dan menanggung hidup anak. Maka jumlah dana darurat yang harus standby yaitu sebesar 9x jumlah rutin pengeluaran bulanan.
Lalu, bagaimana dengan seseorang yang menanggung hidup anak atau orang tua, dan memiliki utang bulanan, namun bekerja sebagai freelancer atau pengusaha (penghasilan tidak tetap). Maka jumlah dana darurat yang dibutuhkan adalah 12x jumlah rutin pengeluaran bulanan.
Ingatlah bahwa di situasi pandemi seperti saat ini banyak orang yang kehilangan income. Income adalah penghasilan atau pendapatan. Dan beberapa di antaranya kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari karena PHK dan sebagainya.
Itulah sebabnya, memiliki dana darurat sangat penting karena bisa menjadi pegangan.
Masih banyak informasi bermanfaat lainnya seputar keuangan yang bisa Anda pelajari di aplikasi belajar online QuBisa, seperti:
Rina Rahayu, S.E, RFP
Agency Director at Prudential Indonesia
0Komentar