Unduh Aplikasi QuBisa
15 poin

Alasan Customer Pindah ke Lain Hati

2.3k melihat · 15 Agustus 2022

Bagikan

Alasan Customer Pindah ke Lain Hati

Ringkasan

Pelanggan adalah aset terpenting dalam bisnis. Untuk mempertahankan pelanggan atau customer, tentu saja Anda harus mengetahui apa saja yang menjadi kebutuhan mereka agar pelanggan yang sudah Anda susah payah cari tidak pindah ke lain hati.

Menurut Professional Business Coach, Willy Premadi, ada beberapa penyebab pelanggan pindah ke lain hati. Di antaranya 1% kematian, 3% pindah rumah, 5% beli ke teman, 9% tertarik ke kompetitor, 14% harga, dan 68% tidak dilayani. Dari berbagai penyebab yang ada, bisa disimpulkan bahwa kebanyakan pelanggan pindah ke lain hati adalah karena merasa tidak dilayani. Lantas, bagaimana cara melayani pelanggan dengan baik?

Anda bisa menggunakan bahasa tubuh yang membuat pelanggan Anda nyaman saat berinteraksi dengan Anda. Misalnya dengan memberikan senyuman terbaik Anda. Senyuman yang Anda berikan bisa menjadi tanda adanya ketulusan hati dalam melayani pelanggan.

Ketulusan adalah sikap kesungguhan yang muncul dari lubuk hati paling dalam. Para pelanggan bisa menilai sendiri ketulusan yang Anda berikan sebagai seorang penjual. Kemudian, Anda juga perlu membentuk mindset dalam kepala Anda. Mindset adalah pola pikir yang membentuk keyakinan. Terapkan mindset psikologi dengan baik pada pelanggan. Itulah yang akan membuat pelanggan loyal terhadap produk yang Anda jual.

Anda juga bisa mempelajari materi Sales & Marketing di aplikasi belajar online QuBisa untuk upskilling dan reskilling bisnis yang Anda kelola. Seperti di antaranya:

Instructor Willy Premadi

Willy Premadi

Professional Business Coach

Willy Premadi is a seasoned sales and marketing professional with over 20 years of experience across Indonesia, Malaysia, Singapore, and Japan. He currently serves as the Chief Commercial Officer (CCO) at PT OneWill Solusi Indonesia, a Jakarta-based sales management consultancy that leverages AI-driven hybrid sales strategies to enhance revenue and productivity.
Lihat Profil >

0Komentar

no profile