8 Gaya Manusia dalam Mengelola Uang
4.6k melihat · 30 Desember 2021
8 Gaya Manusia dalam Mengelola Uang
Ringkasan
Kecerdasan finansial (keuangan) menjadi kecerdasan penting yang harus dikuasai di era modern ini. Sebagai generasi milenial, Anda harus mampu mengelola keuangan secara bijak. Dalam praktik keseharian, cara pengelolaan uang seseorang ada beberapa jenis. Berikut akan dibahas tentang gaya manusia mengelola uang.
Berbagai Gaya Manusia dalam Mengelola Uang
Amasser, Si Money Lover yang Terperinci
Bagi seorang amasser, uang adalah sumber kebahagian. Anda yang mengelola uang secara proporsional dan terperinci dalam berbagai hal patut dijuluki sebagai amasser. Anda dengan mudah melakukan pembagian keuangan untuk pengeluaran, tabungan, maupun investasi.
Sifat paling menonjol dari amasser yaitu rela bekerja keras untuk menghasilkan uang serta berani mengambil risiko untuk mendapatkan keuntungan. Namun, ternyata si amasser sangat khawatir dengan metode pengelolaan keuangan yang dimilikinya. Padahal, Anda yang bertipe amasser adalah pengelola yang andal. Oleh karenanya, Anda perlu memanajemen diri untuk tidak mengkhawatirkan hal yang sudah pasti nilai positifnya.
Avoider, Si Bodoh Amat dengan Keuangan
Berkebalikan dengan amasser, tipe avoider adalah julukan yang pas bagi Anda yang tidak terlalu pusing dengan pengelolaan uang. Anda cenderung enggan untuk terlalu riweh dan all out dalam mengatur finansial. Bagi si avoider, menyusun rencana keuangan, membuat catatan keuangan, hingga melakukan pembayaran bulanan adalah kegiatan yang melelahkan yang membuat enggan diprioritaskan.
Sebagai avoider, Anda perlu meluruskan mindset perihal pengelolaan finansial. Anda harus menganggap kegiatan ini sebagai suatu kebutuhan prioritas. Dimulai dari kegiatan kecil seperti mencatat pengeluaran rutin, Anda bisa mengubah pengelolaan finansial jadi kegiatan yang menyenangkan.
Hoarder, Si Pelit yang Gila Menabung
Hampir sama dengan amasser, Anda yang seorang hoarder sangat suka untuk mengumpulkan pundi-pundi rupiah. Menabung diartikan sebagai prioritas di atas prioritas lainnya.
Membuat perencanaan keuangan dan berkomitmen untuk menjalankannya serta mengevaluasi segala kegiatan keuangan adalah agenda wajib si hoarder. Hoarder adalah seorang perfeksionis keuangan yang harus memiliki pengelolaan secara detail dan lengkap.
Namun sayangnya, si hoarder cenderung pelit dan merasa enggan untuk membelanjakan uangnya. Tak hanya pada orang lain, tapi juga pada diri sendiri. Padahal menggunakan sebagian uang dengan bijak untuk self reward merupakan hal wajar. Anda perlu menghargai kerja keras untuk mengumpulkan uang. Oeh sebab itu, Anda berhak untuk mendapatkan "imbalan".
Spender, Si Maniak Belanja
Spender merupakan tipe terakhir dari gaya manusia mengelola uang. Si spender sangat suka membelanjakan uang yang dimiliki, entah untuk apa pun maupun siapa pun. Sumber kebahagiaan dan kepuasannya adalah membelanjakan semua nominal yang dimiliki untuk sekarang. Tipe ini memiliki slogan “hidup untuk hari ini”.
Sayangnya si spender adalah tipe anti future oriented yang sulit melakukan pengelolaan uang untuk masa depan. Menabung, investasi, dana darurat menjadi hal yang sangat dipikirkan. Seorang spender sangat buruk melakukan perencanaan dan evaluasi finansial. Oleh karenanya, PR utama si spender adalah mulai mengalokasikan keuangan ke tabungan dan investasi di masa depan.
Setelah membaca artikel di atas, karakter manakah yang Anda miliki? Semua tipe tersebut memiliki karakteristiknya masing-masing dengan kelebihan dan kekurangannya. Apa pun gaya keuangan Anda, Anda tetap harus memikirkan dan mulai belajar tentang cara mengelola finansial.
Jika dihubungkan antara gaya manusia mengelola uang dengan era milenial saat ini, Anda harus mampu mengelola finansial secara cerdas, bijak, dan efektif. Anda boleh membelanjakan uang untuk beberapa kebutuhan dan keinginan, namun harus dipastikan bahwa pengeluaran tidak lebih besar dari pendapatan. Selain itu, Anda juga perlu mempertimbangkan alokasi keuangan untuk dana darurat, tabungan, dan investasi.
Pelajari lebih banyak materi untuk menambah literasi keuangan Anda. Anda bisa menyimak microlearning di aplikasi belajar online QuBisa berikut ini:
Tom MC Ifle
Founder Top Coach Indonesia
0Komentar