Lihat teaser video

Agilitas
Cara Tetap Eksis Menghadapi Persaingan di Era Global
KURSUS
8600 orang melihat ini

Cara Tetap Eksis Menghadapi Persaingan di Era Global

4.9 (69 ulasan) 103 peserta kursus
Oleh : Dr. Abdul Latief | Terakhir diperbaharui 11/2021
Harga Kursus Gratis

Benefit Mengikuti Kursus

  • Akses Seumur Hidup

    Akses Seumur Hidup

    Kursus ini dapat diakses Seumur Hidup.
  • Akses di App dan Website

    Akses di App dan Website

    Kursus ini dapat kamu akses di Mobile App ataupun di Website.
  • Mendapat 180 Poin

    Mendapat 180 Poin

    Kamu akan mendapatkan poin dari mendaftar (+50), menyelesaikan (+80) dan mereview (+50).
  • Video Pembelajaran

    Video Pembelajaran

    Kursus ini memiliki 1 pembelajaran dengan video.

Ringkasan Kursus

Selengkapnya Sembunyikan

Deskripsi

Bertahan di masa krisis menjadi kemampuan yang sangat  dibutuhkan di era disrupsi dan era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity) yang didalamnya menuntut persaingan antar bisnis, industri, bahkan sampai level individu yang sudah tidak bisa dihindari. Secara umum, Era VUCA adalah keadaan yang menggambarkan situasi yang mengalami perubahan sangat cepat namun cenderung tidak pasti dan tidak dapat ditebak. Bisa dikatakan, menghadapi persaingan di era saat ini terasa semakin ketat dan kompetitif. 

Di tengah situasi tersebut, upaya untuk terus produktif tetap harus dilakukan meskipun berbagai tantangan harus dilalui seperti stress yang memunculkan stagnasi, kesulitan beradaptasi, dan tidak konsisten dalam melakukan perbaikan yang berkelanjutan (continuous improvement). Continuous improvement adalah usaha atau upaya perbaikan yang berkelanjutan didorong secara terus menerus demi perbaikan yang diharapkan. Dibutuhkan kompetensi dan relevansi yang perlu dikuasai oleh masing-masing individu maupun bisnis untuk menghadapi hal tersebut.

Yuk, Sobat QuBisa, pelajari kursus online ini untuk memulai melakukan improvement dengan meningkatkan kompetensi yang relevan dengan era saat ini. Selamat belajar!

 

Tujuan Pembelajaran

Mengetahui dan memahami pentingnya kekuatan bertahan di era global dan melakukan perbaikan diri siap bersaing dan tetap eksis

 

Yang akan Anda Pelajari

  • Pentingnya kompetensi dan relevansi dalam bertahan di situasi krisis
  • Kesiapan diri menghadapi persaingan yang sehat dengan unjuk kompetensi diri
  • Pemetaan 4 Kuadran relasi antara Kompetensi dan Relevansi

Persyaratan Mengikuti Kursus

  • Menggunakan Bahasa: Indonesia

  • Untuk Level: Pemula

  • Target Peserta:bagi setiap individu di berbagai level pekerjaan maupun pekerja lepas

Instruktur

Dr. Abdul Latief

Dr. Abdul Latief

Praktisi - Akademisi - Penulis - Pembicara Publik

4.8 (3802 ulasan)
Selengkapnya Sembunyikan

Abdul Latief, akrab disapa Latif, lahir pada 12 Januari 1983 di kota pinggiran Jakarta, Tangerang. Latief lulus kuliah dengan predikat Cumlaude di Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Sultan Ageng Tirtayasa, dan Pasca Sarjana di Magister Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana, dan saat ini tengah menempuh pendidikan Doktor bidang ilmu komunikasi di Universitas Sahid, Jakarta. Untuk mengasah kompetensinya, Latief juga rajin mengikuti beragam pelatihan dan workshop di dalam maupun luar negeri seperti di National University of Singapore (NUS). 

Beberapa dunia profesional juga pernah digelutinya. Diantaranya menjadi pengajar di Ponpes Modern Daar El Qolam, Pengajar di Ponpes Teknologi Ulul Albab, Penyiar Talk Show di Hot Radio-Serang dan ‘Harmony with Economy’ di Harmony Fm Serang, Asisten Ahli Direktur PT.SemburatJingga, Pengajar di STIE La Tansa Mashiro, Pengajar di Universitas Bina Bangsa. dan saat ini beliau mengelola People Development, Knowledge Management, Network & Service Culture budaya perusahaan sebagai Head of CS Network & People Development PT Astra International Tbk – Honda, dan serta mengelola lembaga pengembangan SDM Pondok Harmoni, www.pondok-harmoni.com dan channel Youtube: https://www.youtube.com/c/pondokharmoni.

Aktifitas sebagai Praktisi dan Akademisi digeluti selama belasan tahun, tak menyurutkannya untuk sharing keilmuannya dengan Aktif mengisi ratusan kelas training, workshop dan seminar Communication Skills, Public Speaking, Motivation, Self Development, Leadership, Selling Skills, Marketing, Couching Counseling, Customer Service, writing skill, Time Management, dan sesi training lainnya. Beliau adalah salah satu Trainer terbaik yang dimiliki oleh Astra dengan menyabet beragam penghargaan sebagai Trainer di Astra Group.

Selain sebagai pembicara training, beliau juga aktif menulis. Kegemarannya menulis bermula dari Hobi-nya membaca semenjak kecil. Majalah El Qolam, adalah media kreatifitas yang tidak pernah ditinggalkannya semasa sekolah, 4 tahun berkiprah dimajalah itu hingga dipercaya menjadi redaktur pelaksana majalah 60 halaman itu. Boeleh, Buletek, Buletin Untirta, dan Cakram adalah bagian dari medianya menyalurkan ide semasa kuliah hingga akhirnya ikut membidani terbentuknya UKM Jurnalistik di Kampusnya. Menjadi Juara karya Tulis Ilmiah Se-jawa Bali (1999), Juara harapan 2 Lomba karya Tulis Tingkat Nasional – tentang Al Quran (2004) adalah prestasi yang pernah diraihnya. Cerpen, Essay, dan Puluhan Puisi telah dihasilkannya, beberapa pernah dipublikasikan di surat kabar dan majalah, sebagian masih mendekam di diary usang pada sudut kamarnya. Hingga akhirnya Latief produktif menerbitkan eeberapa buku, antara lain : Apa Siapa Orang Banten (2005), MelihatTanpa Mata; Penghargaan atas inspirasi (2009), Banten Bangkit (2010), Diary Berry; Kisah Inspirasi Sehari-hari (2013). Beliau juga turut serta menggawangi penerbitkan buku seri Budaya Perusahaan di Astra Motor, antara lain: Code of Conduct (2011), Our BEST Colours (2011), Our Lovely Journey (2012), Aku Peduli (2013), DT-96 (2014), 45 tahun Astra Motor – Semangat Tak Pernah Padam (2015), Astra Motor Keluargaku (2018), dan beberapa buku dan publikasi lainnya.

Semua aktifitas inilah yang membuat Latief bangga menyandang gelar WTS – Writer, Trainer, Speaker. Dengan Moto Hidup : 

Niat-Giat-Liat-Taubat-Taat-Nikmat Dunia Akhirat.

Hidup sekali, hiduplah yang berarti Lillahi Ta’ala.

Selengkapnya Sembunyikan

Abdul Latief, akrab disapa Latif, lahir pada 12 Januari 1983 di kota pinggiran Jakarta, Tangerang. Latief lulus kuliah dengan predikat Cumlaude di Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Sultan Ageng Tirtayasa, dan Pasca Sarjana di Magister Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana, dan saat ini tengah menempuh pendidikan Doktor bidang ilmu komunikasi di Universitas Sahid, Jakarta. Untuk mengasah kompetensinya, Latief juga rajin mengikuti beragam pelatihan dan workshop di dalam maupun luar negeri seperti di National University of Singapore (NUS). 

Beberapa dunia profesional juga pernah digelutinya. Diantaranya menjadi pengajar di Ponpes Modern Daar El Qolam, Pengajar di Ponpes Teknologi Ulul Albab, Penyiar Talk Show di Hot Radio-Serang dan ‘Harmony with Economy’ di Harmony Fm Serang, Asisten Ahli Direktur PT.SemburatJingga, Pengajar di STIE La Tansa Mashiro, Pengajar di Universitas Bina Bangsa. dan saat ini beliau mengelola People Development, Knowledge Management, Network & Service Culture budaya perusahaan sebagai Head of CS Network & People Development PT Astra International Tbk – Honda, dan serta mengelola lembaga pengembangan SDM Pondok Harmoni, www.pondok-harmoni.com dan channel Youtube: https://www.youtube.com/c/pondokharmoni.

Aktifitas sebagai Praktisi dan Akademisi digeluti selama belasan tahun, tak menyurutkannya untuk sharing keilmuannya dengan Aktif mengisi ratusan kelas training, workshop dan seminar Communication Skills, Public Speaking, Motivation, Self Development, Leadership, Selling Skills, Marketing, Couching Counseling, Customer Service, writing skill, Time Management, dan sesi training lainnya. Beliau adalah salah satu Trainer terbaik yang dimiliki oleh Astra dengan menyabet beragam penghargaan sebagai Trainer di Astra Group.

Selain sebagai pembicara training, beliau juga aktif menulis. Kegemarannya menulis bermula dari Hobi-nya membaca semenjak kecil. Majalah El Qolam, adalah media kreatifitas yang tidak pernah ditinggalkannya semasa sekolah, 4 tahun berkiprah dimajalah itu hingga dipercaya menjadi redaktur pelaksana majalah 60 halaman itu. Boeleh, Buletek, Buletin Untirta, dan Cakram adalah bagian dari medianya menyalurkan ide semasa kuliah hingga akhirnya ikut membidani terbentuknya UKM Jurnalistik di Kampusnya. Menjadi Juara karya Tulis Ilmiah Se-jawa Bali (1999), Juara harapan 2 Lomba karya Tulis Tingkat Nasional – tentang Al Quran (2004) adalah prestasi yang pernah diraihnya. Cerpen, Essay, dan Puluhan Puisi telah dihasilkannya, beberapa pernah dipublikasikan di surat kabar dan majalah, sebagian masih mendekam di diary usang pada sudut kamarnya. Hingga akhirnya Latief produktif menerbitkan eeberapa buku, antara lain : Apa Siapa Orang Banten (2005), MelihatTanpa Mata; Penghargaan atas inspirasi (2009), Banten Bangkit (2010), Diary Berry; Kisah Inspirasi Sehari-hari (2013). Beliau juga turut serta menggawangi penerbitkan buku seri Budaya Perusahaan di Astra Motor, antara lain: Code of Conduct (2011), Our BEST Colours (2011), Our Lovely Journey (2012), Aku Peduli (2013), DT-96 (2014), 45 tahun Astra Motor – Semangat Tak Pernah Padam (2015), Astra Motor Keluargaku (2018), dan beberapa buku dan publikasi lainnya.

Semua aktifitas inilah yang membuat Latief bangga menyandang gelar WTS – Writer, Trainer, Speaker. Dengan Moto Hidup : 

Niat-Giat-Liat-Taubat-Taat-Nikmat Dunia Akhirat.

Hidup sekali, hiduplah yang berarti Lillahi Ta’ala.

Ulasan Peserta

4.9
/5
69 ulasan
5
4
3
2
1
61
6
2
0
0
Filter dengan
  • Semua (69)
  • 5 (61)
  • 4 (6)
  • 3 (2)
  • 2 (0)
  • 1 (0)
Loading...

Paket Kursus

Lebih lengkap dan murah
Loading...

Ikuti rekomendasi kursus di bawah ini hanya untuk kamu

Agilitas

Lihat teaser video

Cara Tetap Eksis Menghadapi Persaingan di Era Global
Harga Kursus
Gratis
  • 14 menit durasi belajar

  • 1 video pembelajaran

Ke Atas