Unduh Aplikasi QuBisa
Emosi Negatif dan Cara Mengatasinya
Psychology

Emosi Negatif dan Cara Mengatasinya

Punto Wicaksono24 Jan 235 menit membaca

Emosi dapat terjadi saat Anda berhubungan dengan orang lain atau ketika menangani suatu masalah. Perasaan tersebut muncul karena adanya sebab. Penyebab emosi terjadi karena sebuah keputusan yang tidak sesuai keinginan sehingga menimbulkan pertentangan di dalam hati dan pikiran. Inilah yang kemudian memicu munculnya emosi negatif. Bagaimana cara mengatasi emosi negatif agar tidak memberi dampak yang merugikan diri sendiri?

Emosi Manusia

Emosi negatif memang muncul begitu saja ketika ada pemicunya. Jika Anda tidak mampu meredam amarah atau perasaan negatif tersebut, maka akan mempengaruhi pola pikir dan keputusan dalam merumuskan suatu perkara atau kejadian. Itu sebabnya, Anda membutuhkan suatu cara mengeluarkan emosi negatif dengan positif.

Menurut psikolog Paul Ekman, ada 6 emosi dasar manusia, yaitu sedih, bahagia, jijik, terkejut, takut, dan marah. Perihal emosi, setiap orang tentu pernah merasakannya. Cara orang menahan emosi tergantung dari situasi dan kondisi, serta tergantung ketahanan emosi yang dimiliki.

Emosi dibagi dalam 2 kelompok, yaitu:

Emosi Positif

Emosi positif adalah emosi yang mencakup keceriaan, kebahagiaan, semangat, dan kesenangan. Emosi positif tentu saja memberi dampak positif karena mengungkap rasa bahagia dalam diri, yang kemudian memicu semangat untuk melakukan sesuatu, termasuk ketika harus menganalisis permasalahan dan harus mengambil keputusan.

Meskipun begitu, ungkapan emosi positif yang penuh dengan kebahagiaan ini tetap dalam batas wajar. Sesuatu yang berlebihan tetap ada dapat yang kurang baik, walaupun pada momen ini bentuknya berupa kebahagiaan atau ambisi.

Emosi Negatif

Emosi negatif biasanya keluar dalam bentuk kemarahan yang muncul tanpa melihat tempat dan situasi. Mungkin, Anda pernah merasakan emosi negatif ketika berhubungan dengan orang egois yang senang memaksakan kehendak dan membuat kesal. Tumpukan amarah yang awalnya ditahan, bisa meledak kapan saja, dan kalau emosi negatif ini tidak diatasi, bisa menimbulkan dampak sampingan yang mungkin membuat situasi menjadi lebih runyam. 

kendalikan emosi negatif butuh proses dan latihan

Emosi Negatif dan Cara Mengatasi Secara Efektif

Cara mengendalikan emosi negatif tentu membutuhkan proses dan latihan. Langkah pertama, bisa saja Anda menahan luapan emosi negatif dengan cara menarik nafas dalam-dalam, kemudian mengeluarkannya secara perlahan. Ini bisa menjadi solusi dan cara mengeluarkan emosi negatif secara positif. 

Cara lain, Anda bisa langsung menghitung dari angka 1 sampai 10 secara perlahan begitu merasakan emosi dan kemarahan yang teramat sangat. Selama proses menenangkan diri ini, ada baiknya Anda tidak berbicara apa pun dulu. Baru setelah pikiran dan hati Anda tenang, baru Anda bisa berpikir jernih dan menganalisis masalah dengan lebih baik.

Emosi negatif dapat terjadi dalam jangka waktu pendek maupun lama. Anda mungkin pernah merasa emosi tidak turun meskipun kejadiannya telah lama. Memang dampak emosi negatif tidak dapat begitu saja hilang. 

Adapun cara mengatasi emosi negatif secara efektif, di antaranya: 

Bercerita kepada Orang Lain

Bercerita tentang masalah dan penyebab emosi negatif kepada orang terpercaya akan melegakan dan membuat beban hidup berkurang. Untuk itu, Anda perlu mengetahui pula faktor-faktor yang mempengaruhi emosi

Tapi perlu diingat, bicaralah kepada orang yang benar-benar Anda percaya, sehingga aman dan bisa mendapat saran tepat. Jika tidak mendapatkan saran pun, minimal Anda menjadi lebih tenang dan lebih lega. Ini lebih baik daripada masalah dan penyebab emosi negatif hanya disimpan sendiri. 

Belajar Memaafkan

Namanya manusia, pastilah tidak ada satu manusia pun yang tidak pernah melakukan kesalahan. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk belajar memaafkan. Ada kekuatan kata memaafkan yang sebenarnya lebih memberi efek positif kepada diri Anda ketimbang Anda harus menyimpan kesalahan orang lain dalam waktu yang lama. 

Berpikir positif

Mengendalikan emosi negatif dengan berpikir positif. Ini bisa dilakukan, mesti prosesnya membutuhkan latihan. Tujuan dari upaya mengatasi emosi yang berlebihan adalah untuk perkembangan diri Anda sendiri, baik kesehatan fisik maupun kesehatan mental. 

Pola pikir positif dan proaktif akan membantu Anda melihat sisi positif dari situasi yang sedang Anda hadapi. Di saat yang sama juga membantu membangun rasa confident menjalani hidup dan mengatasi masalah yang datang. Prinsipnya, lebih baik berpikir positif daripada sakit hati penuh kekecewaan karena emosi negatif ini menggerus semangat Anda.

Tuliskan

Menulis adalah terapi. Artinya, Anda bisa melakukan self healing dengan menulis. Maka, tulislah dan ungkapkan kegalauan, emosi negatif, dan permasalahan yang Anda hadapi di buku harian atau jurnal. Dampak emosi yang negatif yang kemudian Anda tuliskan semuanya memberi kelegaan dalam hati dan bisa menjernihkan pikiran.

renungkan kejadian yang membuat timbulnya emosi sesaat

Renungkan

Merenungkan kejadian yang membuat timbulnya emosi sesaat, apakah karena cemburu, marah, iri, atau ada hal lain yang membuat perasaan tidak tenang, bisa membantu pikiran untuk melakukan evaluasi sekali lagi. 

Ada baiknya, ketika Anda merasa emosi, coba berusaha tenangkan diri terlebih dahulu dengan menerapkan terapi olah napas. Kemudian, renungkan semuanya dengan baik dan cobalah melihat permasalahan dari berbagai sudut pandang. Dengan cara ini, Anda bisa berpikir lebih logis dan mampu menemukan hal-hal yang sebelumnya terlewat dari perhatian Anda. 

Jika Anda ingin lebih mampu mengelola emosi, mempelajari materi psikologi, bahkan manajemen stres, Anda bisa mengikuti berbagai webinar gratis atau belajar dari video microlearning di QuBisa platform belajar online dan e-learning

Semua orang memiliki cara sendiri untuk mengatasi emosi negatif dalam dirinya. Cara satu orang dengan yang lain pasti berbeda, tergantung permasalahan dan latar belakang munculnya emosi tersebut. Apa pun caranya, perlu disadari emosi negatif menimbulkan banyak hal buruk pada diri Anda sendiri. Lebih baik singkirkan dan ganti dengan semangat bekerja dan pola pikir yang positif. Dengan cara ini, Anda menjadi pribadi yang lebih produktif dan percaya diri.

No Image

0Comments

no profile

Artikel Untuk Kamu

Lihat Semua

Saran Untuk Kamu

Lihat Semua